Anak 11 Tahun Memotong Rumput untuk Membelikan Batu Nisan di Makam Ayahnya

Brandon Brake, 11 tahun yang berasal dari Fargo, Dakota Utara menghabiskan musim panasnya bekerja memotong rumput untuk membeli batu nisan untuk ayah biologis yang belum pernah ditemuinya sama sekali.

“Saya sangat bangga” ujar Brandy Brake, ibu angkat dari Brandon “Dia anak muda yang cerdas dan juga matang. Dia ingin sekali pergi mengunjungi berbagai tempat”
Kisah ini diawali bulan Januari pada saat Brandon mulai bertanya mengenai keluarga biologisnya. Sepengetahuan Brandy, ayah Brandon bernama Terrence, tanpa mengetahui nama belakangnya. Brandy dan Brandon mulai melakukan pencarian melalui Facebook.

Juni, mereka berhasil menemukan saudara perempuan Terrence, dan mendapatkan informasi bahwa ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu di Chicago. Saudara perempuannya juga memberitahukan bahwa Terrence dimakamkan disebuah tempat tanpa adanya batu nisan penanda karena pihak keluarga tidak mampu untuk menyediakannya.
Brandon bersedih dan memutuskan bahwa dia yang akan membangun batu nisan di makam Terrence.
“Tidak seharusnya orang pergi begitu saja tanpa nama” Kata Brandon “ Saya merasa bahwa sudah seharusnya saya melakukan ini untuknya, dan dia pasti bangga kepada saya”

Brandon telah bekerja memotong rumput dan menjual limun sepanjang musim panas untuk membeli papan seluncur. Namun kemudian dia berkata pada ibunya bahwa dia ingin membelikan nisan seharga untuk ayah biologisnya dengan uang tabungan hasil bekerjanya senilai $ 175
“Saya meberitahunya, bahwa biayanya mungkin saja akan jauh lebih besar dari itu” kata Brandy, Namun Brandon berkata “kalau begitu, aku akan melakukan apa yang harus aku lakukan untuk memenuhinya”
Brandon menghubungi Dakota Monument, sebuah perusahaan yang membuat Area Pemakaman di South Fargo dan menjelaskan kondisi yang sedang dia hadapi. Pihak Dakota Monument menerimanya dengan terbuka dan bersama dengan Brandon mereka mulai merancang sebuah batu nisan untuk.

Brandon tetap mengumpulkan uang, sehingga mencapai jumlah $ 325. Pada tanggal 27 September, dia mendatangi Dakota Monument bersama dengan ibunya dan membawa sebuah celengan yang penuh dengan uang hasil jerih payahnya dan melihat batu nisan ayahnya untuk kali pertama.
“Ya ampun, saya meerasa sangat kacau didalam hati saya, Saya tahu bahwa hal ini sangat penting baginya. Dan melihat hasil jerih payahnya, air mata saya mengalir” ujar Brandy kepada Huffpost.

Dakota Monument memutuskan untuk memberikan batu nisan tersebut kepada Brandon gratis. Brandy mengutarakan kepada Huffpost uang yang dikumpulkan Brandon akan di donasikan untuk masyarakat di South Dakota yang tidak mampu untuk menyediakan batu nisan yang layak bagi keluarganya.

Brandon dan keluarganya berencana untuk melakukan perjalanan ke Chicago untuk menempatkan batu nisan tersebut pada makam Terrence.
Brandon sangat bersuka-cita karena hidup ayahnya telah dihargai.
“Saya merasa dia akan melihat ke bawah dan berkata, “Ini anak saya” kata brandon kepada Huffpost.

sumber : www.huffingtonpost.com

 

Share with:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *